Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perumda Varia Niaga untuk lebih fokus menggarap lini bisnis jasa kapal pendamping (assist) di sepanjang perlintasan Sungai Mahakam. Langkah taktis ini dinilai berpotensi besar dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah meningkatnya arus pelayaran dan logistik sungai.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengungkapkan bahwa sektor jasa pandu kapal ini sejauh ini merupakan pilar bisnis paling produktif yang dikelola oleh Perumda Varia Niaga. Dibandingkan dengan unit usaha lainnya, potensi bisnis kemaritiman di jalur air utama Kalimantan Timur tersebut masih terbuka lebar untuk dikembangkan secara masif.

Berdasarkan evaluasi laporan keuangan yang dilakukan legislatif, kontribusi bisnis kapal assist jauh melampaui sektor usaha lain yang dijalankan perusahaan, seperti pengelolaan parkir di kawasan Tepian Mahakam maupun bisnis pemondokan syariah. Oleh sebab itu, reposisi fokus bisnis ke sektor yang paling menguntungkan dinilai sebagai langkah strategis yang sangat rasional.

Iswandi meyakini jajaran direksi Perumda Varia Niaga memiliki kapabilitas yang mumpuni untuk melakukan ekspansi pasar. Latar belakang sebagian manajemen yang merupakan mantan praktisi di lingkungan PT Pelindo menjadi modal berharga berupa pemahaman mendalam terkait operasional kepelabuhanan, logistik, dan pelayanan kemaritiman.

Guna merealisasikan target tersebut, DPRD meminta pihak manajemen segera merumuskan peta jalan bisnis yang lebih matang dan memanfaatkan integrasi teknologi informasi untuk mengoptimalkan layanan operasional. Selain itu, sinergitas dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda juga harus dipererat demi kelancaran regulasi dan kemudahan perizinan.

Kendati demikian, Iswandi mengingatkan agar ekspansi bisnis ini tetap dijalankan di atas koridor tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Prinsip transparansi dan akuntabilitas dinilai mutlak demi menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memastikan keberlanjutan BUMD sebagai penyumbang PAD yang sehat secara finansial.