Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui inisiatif SUMU Catalyst baru-baru ini menggelar webinar strategis yang membahas potensi besar industri logam mulia bagi para pelaku usaha di Indonesia. Sesi diskusi bertajuk "Bangun Bisnis Logam Mulia Bersama SilverMu & EmasMu" ini menghadirkan Direktur Utama PT Putra Surya Yogyakarta, Achmad Zani, sebagai narasumber untuk membedah peluang usaha di sektor emas dan perak.
Dalam pemaparannya, Achmad Zani memperkenalkan model ekosistem terintegrasi yang mencakup perdagangan, manufaktur, hingga layanan maklon. Inovasi ini dirancang agar pelaku UMKM dapat terjun ke bisnis logam mulia tanpa harus menanggung beban biaya investasi pembangunan fasilitas produksi yang tinggi sejak awal.
Terdapat lima model bisnis utama yang ditawarkan melalui ekosistem EmasMu dan SilverMu, mulai dari menjadi dealer resmi, program bundling, rebranding produk cukim, layanan maklon, hingga pembangunan perusahaan logam mulia secara mandiri. Pendampingan yang diberikan mencakup aspek legalitas, pengembangan merek, pelatihan sumber daya manusia, hingga strategi pemasaran yang adaptif di era digital.
Achmad Zani menekankan bahwa semangat inklusivitas menjadi fondasi dari program ini. Menurutnya, tujuan utama dari kolaborasi tersebut adalah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat agar mampu membangun bisnis logam mulia yang efisien dan berkelanjutan, terlepas dari skala usaha yang dijalankan.
Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi para wirausahawan lokal untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka. Melalui sinergi antara pelaku usaha dan praktisi industri, SUMU berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif serta mampu bersaing di kancah nasional.