Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (2/7/2026), untuk meninjau langsung kondisi sarana prasarana olahraga serta peta jalan pembinaan atlet lokal. Pertemuan ini menjadi krusial di tengah upaya daerah dalam mempertahankan prestasi olahraga meski menghadapi tantangan kebijakan efisiensi anggaran.

Kepala Dispora Rejang Lebong, Rezza Pahlevie, memaparkan bahwa saat ini sejumlah fasilitas vital seperti Kolam Renang Muna Tirta memerlukan perbaikan mendesak agar tetap layak digunakan bagi pelatihan atlet. Selain kendala infrastruktur, Dispora kini tengah beradaptasi dengan keterbatasan anggaran dengan memprioritaskan cabang olahraga perorangan seperti karate dan pencak silat, yang dinilai lebih efisien dalam mendulang prestasi pada ajang POPDA dan Porprov 2026.

Di sisi lain, Dispora Rejang Lebong telah mengintegrasikan sistem pendataan atlet melalui aplikasi digital "Siswalet". Inovasi ini mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, yang menilai data prestasi digital sangat krusial bagi masa depan atlet, termasuk dalam pemanfaatan jalur prestasi untuk jenjang pendidikan.

Menanggapi aspirasi terkait revitalisasi fasilitas olahraga, Usin mendorong pemerintah daerah untuk menjajaki skema pendanaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pihaknya berkomitmen untuk menjembatani komunikasi antara Dispora, KONI, dan pemangku kepentingan terkait agar kebutuhan infrastruktur dan pengembangan olahraga di Rejang Lebong dapat segera terealisasi dengan koordinasi yang lebih intensif.