Dalam ajang pameran teknologi bergengsi VivaTech 2026 yang berlangsung di Paris, Samsung Electronics menegaskan komitmennya untuk mentransformasi layanan kesehatan melalui konsep connected care. Melalui ekosistem kolaborasi terbuka, raksasa teknologi ini berupaya mengintegrasikan berbagai perangkat pintar guna menciptakan solusi kesehatan yang lebih personal dan mudah diakses dari rumah.
Sesi diskusi panel yang dihadiri oleh sekitar 1.000 peserta tersebut menghadirkan jajaran pemimpin industri, termasuk Head of Digital Health Team Samsung MX Business, Hon Pak, serta perwakilan dari Xealth, Generation Lab, dan SiPhox Health. Fokus utama diskusi ini adalah bagaimana sinergi lintas platform—mulai dari perangkat rumah tangga hingga teknologi sensor canggih—dapat memfasilitasi pemantauan kesehatan yang berkelanjutan tanpa hambatan klinis yang rumit.
Hon Pak menekankan bahwa kekuatan Samsung terletak pada jangkauan ekosistemnya yang masif, dengan dukungan lebih dari 77 juta pengguna aktif Samsung Health dan 460 juta perangkat yang terhubung melalui platform SmartThings. Integrasi ini memungkinkan pengguna untuk memantau biomarker dan kondisi kesehatan harian dengan lebih presisi, didukung oleh keamanan data tingkat tinggi melalui sistem pertahanan Samsung Knox.
Lebih lanjut, para mitra seperti Generation Lab dan SiPhox Health memuji keterbukaan Samsung dalam berbagi kapabilitas teknis bagi para pengembang. Melalui penyediaan Samsung Health Software Development Kit (SDK), perusahaan membuka peluang luas bagi inovator untuk menciptakan aplikasi kesehatan baru yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh pengguna di seluruh dunia.
Menatap masa depan, Samsung optimis bahwa kehadiran teknologi AI akan semakin memperkuat posisi perangkat rumah sebagai pusat layanan kesehatan preventif. Integrasi ini tidak hanya mempermudah akses medis, tetapi juga memberikan pendamping kesehatan digital yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan unik setiap individu secara proaktif.