Kabar duka menyelimuti industri hiburan Indonesia setelah komedian senior Simson Rarameha Ngadang, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon Templar, berpulang ke pangkuan Sang Pencipta pada Minggu, 12 Juli 2026. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di usia 59 tahun pada pukul 08.42 WIB akibat serangan jantung yang dipicu oleh riwayat penyakit hipertensi.

Kepergian sosok yang dikenal rendah hati ini mengejutkan banyak pihak, mengingat tidak ada keluhan kesehatan serius yang tampak sebelumnya. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka kawasan Kompleks Polri Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Pihak keluarga menjadwalkan prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, di TPU Tanah Kusir.

Jauh sebelum dikenal sebagai pelawak papan atas, Temon memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni sebagai lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Perjalanan kariernya di dunia hiburan dimulai sejak tahun 1992 sebagai penyiar di Radio SK, tempat di mana ia pertama kali membangun kemitraan ikonik dengan Abdel Achrian. Kolaborasi keduanya mencapai puncak popularitas melalui sitkom 'Abdel dan Temon Bukan Superstar' pada tahun 2008.

Sepanjang hidupnya, Temon tidak hanya dikenal melalui layar kaca, tetapi juga melalui perannya di berbagai film layar lebar, termasuk 'Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1'. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi rekan sejawat seperti Andre Taulany dan Bopak Castello, yang mengenang sosoknya sebagai pribadi yang bersahaja dan pekerja keras.

Sebelum meninggal dunia, Temon sempat membagikan momen kebahagiaan pribadinya melalui media sosial saat merayakan kelulusan salah satu putrinya yang meraih predikat cumlaude. Sosok komedian yang meninggalkan sembilan orang anak ini kini telah tiada, namun warisan karya dan keceriaan yang ia berikan akan terus menetap dalam ingatan penikmat komedi Tanah Air.