Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat mencatatkan fenomena yang tidak lazim dalam sejarah sepak bola modern. Hingga fase 32 besar tuntas, turnamen ini telah diwarnai oleh 14 gol bunuh diri, sebuah angka yang melampaui rekor tertinggi sebelumnya yakni 12 gol pada edisi 2018 di Rusia.

Yang menarik perhatian publik adalah perbandingan statistik tersebut dengan performa megabintang Argentina, Lionel Messi. Saat ini, Messi memimpin perburuan gelar Sepatu Emas dengan tujuh gol. Namun, jumlah koleksi golnya justru kalah telak jika dibandingkan dengan total angka gol bunuh diri yang tercatat secara keseluruhan di turnamen ini.

Tren peningkatan gol ke gawang sendiri ini menjadi sorotan serius. Sebagai perbandingan, pada Piala Dunia 2022 di Qatar, hanya tercatat dua gol bunuh diri. Sebelum era 2018, angka gol bunuh diri di setiap edisi Piala Dunia umumnya hanya berkisar antara tiga hingga enam gol saja.

Mayoritas insiden tersebut terjadi sejak fase penyisihan grup dengan total 12 gol. Dua gol tambahan kemudian tercipta saat laga babak 32 besar berlangsung pada Jumat (3/7/2026) waktu setempat, termasuk satu kejadian saat Argentina berhadapan dengan Tanjung Verde di Stadion Hard Rock, Miami.