Pemerintah Kota Madiun kembali menunjukkan taringnya di kancah kreatif internasional melalui perhelatan festival seni dan teknologi digital, Padhang Mbranang 2026. Acara tahunan bergengsi ini resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, di kawasan Balai Kota Madiun pada Jumat (24/7/2026) malam.
Pembukaan ditandai secara simbolis lewat penyalaan instalasi visual interaktif yang menandai dimulainya rangkaian festival selama tiga hari ke depan. Salah satu magnet utama dari gelaran kali ini adalah kompetisi video mapping regional Asia Tenggara, di mana 15 karya finalis terpilih diproyeksikan langsung pada dinding luar gedung Balai Kota Madiun yang disulap menjadi layar raksasa.
Tingginya antusiasme peserta mancanegara membuktikan bahwa festival ini kian diakui sebagai salah satu kiblat seni visual digital di tingkat regional. Untuk menjaga mutu dan objektivitas penilaian, penyelenggara melibatkan juri profesional lintas negara, yang terdiri atas tiga ahli video mapping dari Bandung serta satu panelis ahli dari Malaysia.
Tak hanya menyuguhkan proyeksi visual di gedung balai kota, para pengunjung juga disajikan petualangan sensorik lewat fasilitas Digital Art Experience yang terletak di area bawah replika Patung Merlion. Wahana interaktif berbasis teknologi mutakhir ini langsung diserbu warga yang ingin merasakan pengalaman seni imersif secara langsung.
Dalam sambutannya, Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan komitmen pemerintah setempat untuk menjadikan Padhang Mbranang sebagai pemantik utama ekosistem ekonomi kreatif daerah. Event kolaboratif ini diharapkan tidak hanya menghibur masyarakat lokal, melainkan juga menyejajarkan Kota Madiun dengan kota-kota kreatif lain di tingkat internasional.