Gunung Semeru yang terletak di Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan pada Selasa (14/7/2026) pagi. Gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut dilaporkan mengalami rentetan erupsi sebanyak tujuh kali, dengan tinggi kolom letusan mencapai 1,3 kilometer di atas puncak.

Berdasarkan data pengamatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu intensitas tebal yang mengarah ke beberapa sektor. Erupsi beruntun ini terekam jelas pada instrumen seismograf milik pos pengamatan gunung api setempat.

Menyikapi aktivitas vulkanik ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pendaki untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan. Langkah ini guna mengantisipasi potensi bahaya perluasan awan panas guguran serta aliran lahar dingin.