Mengawali perdagangan pada Selasa (13/7/2026), Indeks Bisnis-27 menunjukkan pergerakan yang fluktuatif. Sempat dibuka menguat pada level 416,62, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini langsung berbalik arah dan melemah sebesar 0,51 persen sesaat setelah pasar dibuka.

Dinamika pasar pada pagi hari ini memperlihatkan kontraksi yang cukup ketat, dengan mencatatkan 13 saham tergelincir ke zona merah, 12 saham bergerak menguat, dan dua saham lainnya bertahan di posisi stagnan. Sektor perbankan dan komoditas menjadi penekan utama pergerakan indeks kali ini.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencatatkan koreksi paling dalam dengan penurunan sebesar 1,65 persen ke level Rp4.180 per lembar saham. Tren negatif ini diikuti oleh saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang merosot 1,63 persen ke harga Rp1.505, serta PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang melemah 1,46 persen ke posisi Rp2.020. Selain itu, saham BBNI dan ANTM juga ikut tertekan masing-masing sebesar 1,13 persen dan 1,03 persen.

Di tengah tekanan jual tersebut, beberapa emiten terpantau masih mampu membukukan kinerja positif. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) memimpin penguatan dengan lonjakan signifikan sebesar 5,06 persen ke level Rp1.245. Langkah positif ini diikuti oleh BRMS yang naik 1,89 persen ke posisi Rp540, dan INKP yang menguat 1,02 persen menjadi Rp7.450 per saham.

Sejalan dengan kondisi tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami nasib serupa. Sempat dibuka menguat pada posisi 6.057,76, IHSG kemudian tergelincir 0,19 persen. Pada pembukaan perdagangan ini, tercatat sebanyak 1,9 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp1,8 triliun, di mana 266 saham menguat, 179 saham melemah, dan 215 saham bergerak stagnan.