TULUNGAGUNG – Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat kembali dioptimalkan oleh Polsek Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan patroli Harkamtibmas sekaligus pengamanan ketat pada pagelaran kesenian tradisional jaranan yang berlangsung di Desa Bungur, Sabtu (11/07/2026).
Dalam operasi pengamanan tersebut, tim Kijang 02 Polsek Karangrejo yang dipimpin oleh Bawas bersama empat personel diterjunkan ke lapangan. Fokus utama mereka adalah menciptakan lingkungan yang aman dengan melakukan pemantauan intensif di sekitar area pertunjukan, sekaligus menjalankan tugas preventif untuk mencegah tindak kriminalitas, terutama aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain menjaga ketertiban, petugas di lapangan juga proaktif melakukan pengaturan arus mobilitas penonton serta memberikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diminta untuk senantiasa waspada terhadap barang bawaan mereka dan segera melaporkan kepada petugas apabila mendapati indikasi gangguan keamanan di lokasi acara.
Kapolsek Karangrejo, IPTU Medianto, menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam acara hiburan rakyat merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Menurutnya, setiap kegiatan yang mengundang konsentrasi massa memerlukan atensi khusus agar tidak memicu gesekan maupun potensi gangguan ketertiban umum.
"Kami berkomitmen penuh memastikan setiap rangkaian kegiatan masyarakat berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat krusial dalam menjaga stabilitas lingkungan agar hiburan rakyat dapat dinikmati dengan suasana yang menyenangkan bagi seluruh warga," ujar IPTU Medianto.
Berkat pengamanan yang sigap dan kolaborasi yang baik antara aparat kepolisian dan panitia penyelenggara, acara pertunjukan jaranan di Desa Bungur dilaporkan berakhir dengan aman dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.