Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram, masyarakat di Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, menggelar berbagai kegiatan seni budaya. Guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga, jajaran Polsek Sendang turun langsung melakukan pengamanan ketat di beberapa titik lokasi pertunjukan.

Pengamanan dipusatkan pada dua kegiatan kesenian rakyat yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) malam. Pertama, yakni pertunjukan Bantengan serta Jaranan Kreasi "Satrio Lembu Suro" yang bertempat di kediaman warga Dusun Badong, Desa Nglutung. Secara bersamaan, personel kepolisian juga mengawal pementasan Jaranan Jowo "Kudo Kuncoro" yang diselenggarakan di Dusun Jengglik, Desa Sendang.

Kapolsek Sendang, AKP Daroji, menegaskan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian budaya lokal. Pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak massa agar potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalisir sedini mungkin.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan tidak hanya melakukan pengawasan di area panggung, tetapi juga aktif mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi acara. Selain itu, kolaborasi intensif dilakukan dengan panitia penyelenggara dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan jalannya acara tetap tertib.

"Sinergi antara Polri, panitia, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama terciptanya situasi yang kondusif. Kami sangat mendukung upaya pelestarian seni warisan leluhur ini agar tetap dicintai generasi penerus, dengan catatan semua pihak harus tetap menjaga ketertiban bersama," tutup AKP Daroji.

Berkat koordinasi yang solid dan kehadiran pihak kepolisian, seluruh agenda seni tradisional tersebut berhasil diselesaikan dengan aman dan lancar, sekaligus menjadi momentum bagi warga untuk merayakan 1 Muharram dengan khidmat dan penuh kegembiraan.