Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus melakukan langkah strategis untuk menggenjot arus investasi dengan memanfaatkan ajang Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 yang diselenggarakan di Kota Bandung. Forum bisnis internasional ini diproyeksikan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta pembuka jalan bagi penciptaan lapangan kerja baru melalui kolaborasi yang lebih erat dengan pihak Malaysia.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dalam sambutannya di Hotel Pullman Bandung pada Kamis (9/7/2026), menekankan urgensi kerja sama konkret antara pelaku usaha di Jawa Barat dan Selangor. Hubungan ekonomi kedua wilayah ini memang tergolong sangat kuat, terbukti dengan realisasi investasi Malaysia di Jawa Barat yang telah mencapai Rp47 triliun dalam kurun waktu lima tahun terakhir, serta surplus neraca perdagangan sebesar 1,1 miliar dolar AS.

Di sisi lain, delegasi Selangor melalui Executive Councillor Bidang Kerajaan Tempatan dan Pelancongan, YB Dato' Ng Suee Lim, menyoroti sektor kesehatan sebagai pintu masuk kerja sama yang lebih luas. Dengan dukungan 42 rumah sakit bertaraf internasional, Selangor membidik pasar Indonesia yang membutuhkan layanan medis komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin hingga pengobatan spesialis yang mutakhir.

Strategi tersebut diperkuat oleh Chief Executive Officer Tourism Selangor, Chua Yee Ling, melalui inisiatif "Healthy Holiday in Selangor". Konsep ini menawarkan pengalaman unik yang memadukan layanan medis berkualitas dengan kegiatan pariwisata, kuliner, dan belanja, guna mempromosikan pola hidup sehat sekaligus menarik minat masyarakat Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dengan biaya yang kompetitif.