Himpunan Mahasiswa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (HIMAK3) Universitas Teuku Umar (UTU) menginisiasi kolaborasi strategis dengan PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Nagan Raya. Kerja sama ini bertujuan untuk mengatasi persoalan krisis air bersih yang melanda masyarakat Desa Kuala Bubon melalui penerapan teknologi filtrasi tepat guna.

Penjajakan kemitraan tersebut dimatangkan dalam pertemuan audiensi di Kantor Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU pada Selasa (14/7/2026). Langkah ini merupakan bagian dari keberlanjutan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang fokus pada penyediaan infrastruktur dasar bagi warga lokal.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan mahasiswa HIMAK3 UTU, Putri Isyelda Aritonga dan Novi Andini, mempresentasikan rancangan program di hadapan jajaran manajemen PLN. Presentasi didampingi oleh dosen pembimbing Dr. Wintah, M.Si., serta Sekretaris LPPM UTU Herri Darsan. Sementara dari pihak PLN hadir Assistant Manager Business Support Muhammad Khoirul Harahap beserta tim Corporate Social Responsibility (CSR).

Solusi yang ditawarkan dalam audiensi ini adalah metode aerator venturi. Dosen pembimbing PPK Ormawa UTU, Dr. Wintah, menjelaskan teknologi ini memadukan proses aerasi dengan penyaringan menggunakan media filter fisik seperti pasir silika, karbon aktif, zeolit, magnesium, dan ijuk. Metode ini dinilai sangat aplikatif dan ramah bagi kebutuhan warga Kuala Bubon yang kesulitan mendapatkan air bersih layak konsumsi.

Inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat ini mendapat respons positif dari manajemen PLN NP UP Nagan Raya. Muhammad Khoirul Harahap menyatakan komitmennya untuk mempelajari lebih lanjut proposal tersebut karena dinilai memberikan dampak sosial yang nyata dan langsung menyentuh kebutuhan vital masyarakat di sekitar wilayah operasional industri.