Dunia olahraga Amerika Serikat kini tengah dilanda euforia kekaguman terhadap sosok Lionel Messi. Kapten tim nasional Argentina tersebut berhasil melakukan aksi pembalikan keadaan (comeback) yang luar biasa saat menyingkirkan Mesir di Piala Dunia 2026, sebuah peristiwa yang membuat para legenda olahraga Amerika memberikan apresiasi tinggi.
Tom Brady, ikon American Football yang menyandang status 'GOAT' (Greatest of All Time), secara terbuka mengakui kehebatan Messi melalui media sosial. Brady menyamakan drama di lapangan hijau tersebut dengan momen legendaris '28-3' miliknya saat menjuarai Super Bowl 2017. Bagi Brady, keberhasilan Messi bangkit dari ketertinggalan dua gol di menit-menit akhir pertandingan memiliki intensitas dramatis yang bahkan melampaui sejarah kebangkitan timnya terdahulu.
Keajaiban itu terjadi saat Argentina tertinggal 0-2 dari Mesir hingga menit ke-67. Messi memimpin rekan-rekannya melakukan aksi heroik dengan mencetak satu gol dan satu assist, sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan Argentina di masa perpanjangan waktu. Selain Brady, bintang NFL lainnya seperti Patrick Mahomes turut memberikan penghormatan dengan simbol 'kambing' atau GOAT, yang mengakui keunggulan sang bintang Argentina.
Fenomena Messi juga menarik perhatian striker muda Norwegia, Erling Haaland. Melalui media sosialnya, Haaland secara blak-blakan menyebut Messi sebagai pemain terhebat sepanjang masa. Meskipun Haaland sendiri tengah tampil impresif dalam perburuan Sepatu Emas, ia dengan rendah hati mengakui bahwa dominasi Messi di lapangan sulit untuk dibendung selama sang legenda masih berpartisipasi dalam turnamen ini.
Hingga saat ini, Messi telah mengoleksi 8 gol dan 1 assist, menempatkannya di atas para pesaing muda lainnya seperti Haaland dan Kylian Mbappe dalam daftar top skor Piala Dunia 2026. Pujian dari para elite olahraga dunia ini menjadi bukti pengakuan kolektif terhadap ketangguhan mental dan magis sepak bola yang terus dipertunjukkan oleh Messi di usia senjanya sebagai pesepak bola profesional.