Kelurahan Binh Minh, yang mencakup sebagian wilayah Kawasan Wisata Nasional Gunung Ba Den, tengah menghadapi tantangan signifikan terkait manajemen lingkungan. Dengan populasi yang tersebar dan aktivitas bisnis yang padat, volume limbah rumah tangga serta industri di wilayah ini terus meningkat, sehingga memerlukan strategi tata kelola yang lebih komprehensif dan responsif.
Sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan di tingkat akar rumput, delegasi dari Institut Kepemimpinan dan Administrasi Publik, Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, yang dipimpin oleh Prof. Madya Dr. Le Van Chien, melakukan kunjungan kerja dan pendampingan di Kelurahan Binh Minh. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan lingkungan sekaligus mencari solusi praktis dalam memobilisasi partisipasi masyarakat.
Dalam implementasinya, otoritas setempat telah mengambil langkah proaktif melalui kampanye sanitasi massal yang melibatkan ratusan warga, serta penegakan aturan yang tegas. Hingga saat ini, sebanyak 21 unit usaha telah diawasi ketat terkait kepatuhan pembuangan limbah, di mana pihak berwenang memastikan bahwa fasilitas yang beroperasi telah memenuhi standar regulasi lingkungan yang berlaku.
Selain aspek penegakan hukum, seminar ini juga menjadi wadah pertukaran praktik terbaik antara pemerintah dan warga. Diskusi ini tidak hanya menyoroti kendala di lapangan, tetapi juga memberikan landasan teoretis bagi para pemimpin lokal untuk mengintegrasikan isu perubahan iklim ke dalam program pembangunan daerah yang lebih berkelanjutan.
Hasil dari rangkaian kegiatan ini nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam memperbarui modul pengembangan profesional bagi pengelola sistem politik. Diharapkan, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan instansi akademik dapat menciptakan model tata kelola lingkungan yang efektif di tengah tantangan perubahan iklim global.