Akademi Administrasi dan Manajemen Publik menggelar diskusi interaktif yang mempertemukan para peserta program pelatihan internasional "Global Young Business Manager" dengan para petinggi industri terkemuka. Dialog ini menghadirkan Dr. Ko Tae Yeon, perwakilan komunitas bisnis Korea di Vietnam, serta Huong Vu selaku Direktur Jenderal EY Vietnam Consulting. Keduanya memaparkan peta jalan kesiapan karier di tengah dinamika pasar kerja global yang berubah cepat akibat penetrasi teknologi tinggi.
Dalam paparannya, Dr. Ko Tae Yeon menyoroti pergeseran masif ekonomi Vietnam yang kini mulai didominasi sektor bernilai tambah tinggi seperti kecerdasan buatan (AI), industri semikonduktor, pusat data, dan manufaktur pintar. Transisi ini, menurutnya, menuntut lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki keahlian teknis khusus, tetapi juga adaptif terhadap teknologi baru, memiliki etos kerja kolaboratif, serta pemahaman mendalam terhadap kearifan lokal.
Lebih lanjut, Dr. Ko menekankan bahwa peluang kerja saat ini tidak lagi terbatas pada sektor manufaktur konvensional. Bidang-bidang modern seperti logistik pintar, pengelolaan rantai pasok, analisis data, pemasaran digital, hingga tata kelola lingkungan kini membuka ruang lebar bagi para profesional muda yang jeli mengamati arah perubahan pasar.
Sementara itu, Direktur Jenderal EY Vietnam Consulting, Huong Vu, membagikan perspektif global mengenai pentingnya membangun standar profesionalitas sejak dini. Ia menekankan bahwa karier internasional yang sukses tidak melulu dimulai dengan bekerja di luar negeri, melainkan dari kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi dalam menuntaskan tugas sehari-hari di lingkungan kerja saat ini.
Huong Vu juga membedah tantangan dunia kerja modern yang diwarnai oleh kerja sama lintas batas negara dan adopsi kecerdasan buatan secara masif. Menurutnya, talenta muda dituntut menjadi pembelajar yang cepat (fast learner) dan memiliki ketahanan tinggi di bawah tekanan. Ia menggarisbawahi pentingnya integrasi antara keahlian teknis dengan kemampuan membangun relasi serta kepatuhan pada etika profesi yang kuat.
Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi program "Global Young Business Manager" dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata industri. Melalui sinergi erat antara lembaga pendidikan dan pelaku usaha, para peserta diharapkan tidak hanya menguasai teori bisnis, tetapi juga mampu menerjemahkan pengetahuan tersebut ke dalam rencana pengembangan karier yang konkret guna memperkuat kerja sama bilateral antara Vietnam dan Korea Selatan.