Pemerintah Kabupaten Poso terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat dengan memperkuat sinergi lintas sektor. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan BPJS Kesehatan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Poso, Heningsih E.G. Tampai, di Ruang Rapat Pogombo Kantor Bupati Poso.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palu, Endang Triana Simanjuntak, perwakilan BPJS Kesehatan Poso, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, BKAD, Bapelitbangda, Disdukcapil, dan Dinas Sosial. Selain itu, para direktur rumah sakit dan kepala puskesmas se-Kabupaten Poso juga turut hadir guna menyelaraskan langkah operasional di lapangan.
Dalam arahannya, Sekda Poso Heningsih menekankan bahwa kolaborasi yang solid antarinstansi merupakan kunci utama dalam mengatasi berbagai hambatan administratif dan teknis. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Poso.
Beberapa agenda krusial yang dibahas dalam forum tersebut meliputi pemutakhiran data kepesertaan JKN agar lebih valid, peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban mereka, serta penegasan kepatuhan badan usaha swasta dalam mendaftarkan pekerjanya ke program jaminan kesehatan nasional.
Tidak hanya itu, forum ini juga mengevaluasi kualitas layanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan rujukan, capaian Kinerja Berbasis Kapitasi (KBK), hingga kelancaran pembayaran klaim kepada pihak rumah sakit guna menjaga keberlangsungan operasional layanan medis.
Heningsih menambahkan bahwa penguatan Program JKN ini sejalan dengan visi "BERANI Sehat" dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yang diimplementasikan di tingkat daerah melalui Program Poso Sehat. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan ini dapat mewujudkan pemerataan jaminan kesehatan yang andal di wilayah Poso.