Otoritas pajak di Provinsi Thanh Hoa, Vietnam, telah mengeluarkan instruksi resmi bagi para pelaku usaha rumah tangga dan individu yang mulai beroperasi pada paruh pertama tahun 2026. Kebijakan ini menyasar entitas bisnis yang mengestimasikan pendapatan tahunan mereka berada di angka 1 miliar VND atau kurang.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap pelaku usaha wajib melaporkan pendapatan aktual yang diperoleh sejak awal masa operasional hingga 30 Juni 2026. Laporan tersebut harus disampaikan kepada pihak berwenang paling lambat pada 31 Juli 2026 menggunakan formulir No. 01/TKN-CNKD sesuai dengan Surat Edaran 50/2026 dari Kementerian Keuangan.

Proses pelaporan dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi eTax Mobile atau Portal Layanan Publik Departemen Pajak di laman resmi dichvucong.gdt.gov.vn. Selain laporan pendapatan, pelaku usaha juga diwajibkan menyertakan informasi mengenai nomor rekening bank atau dompet elektronik yang digunakan untuk kepentingan transaksi bisnis.

Pihak otoritas pajak menekankan bahwa meskipun pelaku usaha dengan omzet di bawah 1 miliar VND mungkin tidak memiliki kewajiban pembayaran pajak, mereka tetap memiliki tanggung jawab administratif untuk mencatat seluruh arus pendapatan dan melaporkannya tepat waktu. Kepatuhan ini krusial untuk menghindari sanksi administratif yang mungkin timbul akibat kelalaian pelaporan.

Lebih lanjut, otoritas mengingatkan adanya mekanisme transisi bagi pelaku usaha. Jika pendapatan akumulatif di tengah tahun berjalan melampaui ambang batas 1 miliar VND, maka pelaku usaha tersebut wajib beralih ke skema pelaporan dan pembayaran pajak triwulanan yang berlaku untuk kategori usaha dengan skala pendapatan yang lebih tinggi.