Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tanjungpinang mengintensifkan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat pesisir melalui program inovatif bertajuk "Menyisir" (Menyapa Pesisir). Gerakan yang diinisiasi langsung oleh Ketua TP-PKK Tanjungpinang, Hj. Yuniarni Pustoko Weni, S.H., ini diawali dengan pembinaan kader kesehatan dan keluarga di Kelurahan Penyengat pada Senin (27/7).

Dalam arahannya, Yuniarni memberikan apresiasi mendalam bagi para kader PKK dan Posyandu yang selama ini mengabdi secara sukarela demi kesejahteraan warga setempat. Menurutnya, dedikasi serta kompetensi yang dimiliki para kader merupakan hasil dari proses panjang pelayanan sosial yang tidak dapat dinilai sekadar dengan formalitas administratif atau penghargaan semata.

Salah satu isu krusial yang disorot dalam program ini adalah masih ditemukannya kasus kehamilan pada usia berisiko tinggi di wilayah pesisir. TP-PKK mendorong para kader untuk aktif mengedukasi perempuan berusia di atas 40 tahun serta mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta, seperti diabetes dan hipertensi, agar lebih waspada dalam merencanakan kehamilan demi keselamatan ibu dan bayi.

Tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, program "Menyisir" juga menyentuh aspek pendidikan anak di Pulau Penyengat. Yuniarni mendorong kembalinya budaya menulis tangan bagi siswa sekolah dasar guna memperkuat kemampuan literasi dasar, sekaligus mengimbangi gempuran penggunaan gawai digital yang kian mendominasi aktivitas belajar anak-anak saat ini.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, jajaran pengurus TP-PKK melakukan kunjungan langsung ke sejumlah kediaman ibu hamil di Kelurahan Penyengat. Langkah konkret ini dilakukan guna memantau kondisi kesehatan janin secara langsung sekaligus memastikan para ibu mendapatkan akses fasilitas kesehatan yang memadai.