Perusahaan keamanan siber global, Fortinet, resmi melakukan perombakan strategis pada jajaran kepemimpinannya dengan menunjuk Luca Simonelli sebagai Senior Vice President (SVP) untuk kawasan Asia Pasifik (APAC). Keputusan ini diambil sebagai langkah konkret perusahaan dalam menangkap momentum pertumbuhan pesat di pasar regional, seiring dengan percepatan transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri.

Berbasis di Singapura, Simonelli akan memegang kendali penuh atas operasional penjualan di wilayah yang mencakup Jepang, Asia Utara, Asia Tenggara, India, kawasan SAARC, hingga Australia dan Selandia Baru. Tanggung jawab utamanya meliputi penguatan strategi regional serta menjaga keberlanjutan pertumbuhan bisnis melalui sinergi yang lebih erat dengan para mitra dan pelanggan di Asia Pasifik.

Executive Vice President International Sales Fortinet, Joe Sarno, menegaskan bahwa pengalaman Simonelli yang telah malang melintang selama tiga dekade di industri teknologi menjadi aset berharga. Simonelli, yang sebelumnya sukses memimpin operasional Fortinet di kawasan EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika), dinilai memiliki rekam jejak mumpuni dalam membentuk tim berkinerja tinggi serta memahami kompleksitas infrastruktur keamanan siber modern.

Dalam tanggapannya, Simonelli menyatakan optimisme terkait masa depan perusahaan di Asia Pasifik. Ia menyoroti peran platform keamanan terintegrasi milik Fortinet yang menggabungkan kapabilitas jaringan, keamanan siber, dan AI sebagai fondasi utama dalam membantu organisasi mengurangi kerumitan teknis. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra utama bagi organisasi yang tengah menjalani modernisasi infrastruktur digital.