Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan atas inisiatif Polda NTT sebagai pelopor layanan terapi kesehatan mental menggunakan metode Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) bagi anggota Polri serta masyarakat umum dengan skala peserta terbanyak secara berseri.
Penyerahan penghargaan yang berlangsung di Mapolda NTT, Kupang, pada Sabtu (4/5/2026) ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, menyatakan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk pengakuan atas komitmen institusinya dalam mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini bukanlah tujuan utama, melainkan pemicu agar institusi Polri dapat terus menjadi sosok penolong, pendengar, serta penguat bagi sesama. Kesehatan mental personel adalah kunci utama untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, penuh empati, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik," ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, menjelaskan bahwa pemberian rekor ini didasarkan pada hasil verifikasi ketat terhadap program yang telah berlangsung sejak 12 Juni 2026. Tercatat sebanyak 11.663 peserta yang berasal dari 22 satuan kerja di lingkungan Polda NTT telah mengikuti terapi tersebut, menjadikan program ini sebagai pencapaian berskala dunia.
Inovasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian di wilayah lain untuk mulai memberikan perhatian lebih pada aspek kesehatan psikologis. Langkah strategis Polda NTT ini selaras dengan semangat transformasi Polri Presisi, yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga hadir memberikan solusi bagi kesejahteraan mental masyarakat luas.