Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) resmi membuka pintu bagi calon mahasiswa baru untuk tahun akademik perdana. Langkah strategis ini diambil sebagai jawaban atas tingginya kebutuhan tenaga kerja kompeten di sektor konstruksi modern, energi terbarukan, dan teknologi digital yang terus berkembang pesat di Indonesia.
Berlokasi di kawasan The Monde City, Batam, Poltevara hadir sebagai politeknik swasta pertama yang mengkhususkan diri pada bidang infrastruktur dan teknologi. Di bawah naungan Yayasan Puri Global Sukses (PGS), institusi ini menawarkan tiga program studi jenjang Diploma IV, yakni Teknologi Konstruksi, Teknologi Energi Terbarukan, serta Teknologi Kecerdasan Digital, dengan kurikulum yang dirancang agar lulusannya siap kerja.
Wakil Direktur I Poltevara, Winda, mengungkapkan bahwa kehadiran kampus ini merupakan respons terhadap kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Data menunjukkan bahwa mayoritas perusahaan teknologi di tanah air masih kesulitan menemukan talenta lokal berkualitas, sehingga sering kali harus mengandalkan tenaga ahli asing untuk mengisi posisi strategis. Selain itu, sektor konstruksi nasional masih menghadapi defisit tenaga ahli bersertifikat yang sangat besar.
Untuk mendukung kualitas pengajaran, pihak kampus telah melengkapi diri dengan beragam fasilitas penunjang, mulai dari laboratorium STEM, laboratorium material beton, hingga fasilitas pendukung berbasis IoT dan kecerdasan buatan. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tidak sekadar memahami teori, namun juga terampil dalam praktik teknis di lapangan sesuai standar industri global.
Pendaftaran bagi calon mahasiswa telah dibuka sejak akhir Juni dan akan berlangsung hingga September 2026 mendatang. Pihak yayasan juga berkomitmen memberikan dukungan berupa program beasiswa hingga 100 persen bagi mahasiswa yang berprestasi maupun mereka yang memerlukan bantuan pembiayaan. Melalui inisiatif ini, Poltevara berharap dapat menjadi katalis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing, tidak hanya di pasar nasional tetapi juga di kancah ASEAN.