Pemerintah secara resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kawasan Bukit Tengah, Kabupaten Kerinci, Jambi. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis guna menjawab kebutuhan mendesak masyarakat setempat akan fasilitas kesehatan yang lebih dekat dan terjangkau.

Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Bupati Kerinci, Monadi, telah melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek infrastruktur kesehatan ini. Pembangunan tersebut merupakan hasil dari koordinasi intensif pemerintah daerah dengan Kementerian Kesehatan, menyusul fakta bahwa Kabupaten Kerinci belum memiliki fasilitas rumah sakit mandiri pasca-pemekaran wilayah dengan Kota Sungai Penuh pada tahun 2008 silam.

"Hadirnya RSUD di Bukit Tengah ini diharapkan dapat memangkas jalur akses kesehatan yang selama ini menyulitkan warga. Selain itu, kita menargetkan penurunan tingkat rujukan pasien ke luar daerah agar warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Jambi maupun provinsi tetangga," ungkap Al Haris saat meninjau lokasi, Minggu (5/7).

Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp137,5 miliar yang bersumber dari APBN, dengan tambahan investasi lebih dari Rp50 miliar khusus untuk pengadaan alat kesehatan mutakhir. Pihak pemerintah menargetkan seluruh konstruksi dan instalasi alat penunjang medis rampung pada Desember 2026, sehingga operasional penuh dapat dimulai pada awal 2027.

RSUD Kerinci dirancang sebagai rumah sakit tipe C yang akan dilengkapi dengan fasilitas layanan unggulan, seperti unit hemodialisis (cuci darah), pusat penanganan jantung, hingga kemoterapi. Terkait pemenuhan tenaga medis, pemerintah daerah telah menyiapkan skema pengembangan melalui program pendidikan dokter spesialis guna memastikan kualitas layanan berjalan optimal saat rumah sakit resmi dibuka.