Perusahaan teknologi Novum Studio resmi mengamankan suntikan dana segar guna mendukung ekspansi bisnis ke sektor kecerdasan buatan (AI). Pendanaan ini dialokasikan untuk pengembangan "Ahoy Project", sebuah platform komunikasi dan kolaborasi cerdas yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan korporasi. Tahap uji coba internal untuk sistem baru ini dijadwalkan bakal bergulir pada Juli 2026 mendatang.

Langkah strategis ini menandai pergeseran fokus Novum Studio dari segmen konsumen ke solusi transformasi digital perusahaan. Sebelumnya, korporasi teknologi ini dikenal luas berkat kesuksesan "Frog", aplikasi media sosial populer di kalangan Generasi Z yang telah menjaring lebih dari 20 juta pengguna aktif di wilayah Amerika Serikat dan Eropa.

Berbeda dengan perangkat lunak perkantoran biasa yang umumnya berbasis langganan biasa, Ahoy Project dirancang sebagai solusi menyeluruh bagi entitas bisnis yang ingin bertransformasi menjadi organisasi berbasis kecerdasan buatan (AI-native). Platform ini mengintegrasikan fungsi komunikasi dengan layanan digitalisasi yang disesuaikan secara spesifik berdasarkan kebutuhan unik masing-masing perusahaan.

Pendiri Novum Studio, Anna Danyi, menjelaskan bahwa pengalaman bertahun-tahun dalam mengelola lalu lintas komunikasi jutaan pengguna media sosial menjadi fondasi kuat dalam merancang teknologi ini. Lulusan London School of Economics (LSE) yang juga dinobatkan sebagai salah satu tokoh berpengaruh di bidang AI oleh Forbes China tersebut menegaskan pentingnya sistem yang mampu memahami alur kerja organisasi secara mendalam.

Melalui platform ini, Novum Studio berupaya memecahkan kendala klasik perkantoran di mana informasi penting kerap tersebar dan hilang di berbagai ruang obrolan maupun aplikasi yang terpisah. Modal baru yang diperoleh ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi pasar global serta mengukuhkan posisi perusahaan di tengah pergeseran tren teknologi dunia yang kini kian berfokus pada kolaborasi berbasis kecerdasan buatan.