PT SUCOFINDO mencatatkan performa gemilang pada tahun buku 2025, dengan realisasi pendapatan mencapai 104,2 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran strategis sektor batu bara, mineral, serta energi terbarukan yang menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan di industri Testing, Inspection, and Certification (TIC).
Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa perolehan positif ini merupakan buah dari transformasi fundamental yang diterapkan di seluruh ekosistem BUMN. Langkah strategis tersebut mencakup perbaikan tata kelola, efisiensi finansial, hingga pengembangan budaya kerja yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada kinerja tinggi.
Sejalan dengan capaian tersebut, Direktur Utama SUCOFINDO, Sandry Pasambuna, menyampaikan bahwa efisiensi operasional menjadi kunci di balik keberhasilan perusahaan melampaui target laba bersih sebesar 100,7 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Pemanfaatan teknologi digital kini diintegrasikan secara penuh untuk menekan biaya operasional tanpa mengorbankan standar kualitas layanan.
Selain optimalisasi operasional di seluruh wilayah Indonesia, SUCOFINDO kini fokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan. Strategi ini diproyeksikan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkokoh posisi SUCOFINDO sebagai mitra strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing ekonomi bangsa di kancah global.