Pasar saham Amerika Serikat mencatatkan kinerja positif pada perdagangan 9 Juli, dengan indeks Nasdaq Composite memimpin penguatan sebesar 1,3% hingga ditutup pada level 26.206,89 poin. Kenaikan signifikan juga terjadi pada indeks S&P 500 sebesar 0,8% dan Dow Jones Industrial Average yang menguat 0,27%. Reli ini didorong oleh sektor teknologi dan semikonduktor, yang berhasil menepis kekhawatiran pasar terkait eskalasi konflik di Timur Tengah serta potensi tekanan inflasi jangka panjang.

Sentimen positif pasar salah satunya dipicu oleh komitmen investasi masif dari produsen chip memori, Micron Technology, yang mengumumkan rencana pengeluaran sebesar lebih dari US$250 miliar hingga 2035 untuk memperkuat kapasitas produksi chip pendukung kecerdasan buatan (AI). Selain itu, saham Meta Platforms turut menguat merespons rencana perusahaan untuk mengembangkan chip AI mandiri mulai September mendatang. Secara sektoral, sektor teknologi informasi memimpin kenaikan dengan pertumbuhan 1,65%.

Meski reli teknologi masih mendominasi, para analis tetap memberikan catatan waspada terkait ketidakpastian harga energi dan kebijakan suku bunga Federal Reserve. Situasi geopolitik yang memanas setelah eskalasi militer di Timur Tengah menjadi faktor risiko yang dipantau ketat oleh investor. Di sisi lain, pelaku pasar kini tengah menantikan musim laporan keuangan kuartal kedua, dengan proyeksi kenaikan pendapatan perusahaan dalam indeks S&P 500 rata-rata mencapai 24% secara tahunan.

Data ekonomi domestik AS memberikan sinyal yang cukup beragam; penurunan jumlah klaim pengangguran menunjukkan stabilitas pasar tenaga kerja, namun pasar masih terus menyesuaikan ekspektasi terkait kebijakan moneter. Berdasarkan data CME Group FedWatch, investor kini mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mendatang seiring dengan sinyal hawkish dari beberapa pejabat bank sentral AS dalam risalah rapat kebijakan terbaru.