Kemitraan strategis dalam memperkuat sektor kesehatan ibu dan anak (KIA) di Kabupaten Siak membuahkan hasil positif. Program KAPASITAS, sebuah inisiatif kolaboratif yang berjalan selama satu tahun terakhir, berhasil merevitalisasi kualitas layanan medis di lima puskesmas setempat, sekaligus memperkokoh upaya pencegahan stunting di tingkat akar rumput.

Program ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Siak, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari APRIL Group, serta organisasi kemanusiaan DokterSHARE. Evaluasi pencapaian program tersebut dipaparkan secara resmi dalam acara Diseminasi Hasil dan Seremoni Penutupan Program KAPASITAS yang berlangsung di Kabupaten Siak.

Sejak diluncurkan, program ini berfokus pada pendampingan intensif bagi Puskesmas Dayun, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib, dan Sungai Mandau, serta mencakup 13 Puskesmas Pembantu (Pustu). Upaya yang dilakukan meliputi pelatihan kompetensi bagi tenaga kesehatan, optimasi sistem rujukan medis, penyediaan sarana pendukung seperti alat USG, hingga pemberdayaan kader Posyandu di tingkat kampung.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada standar pelayanan. Berdasarkan penilaian supervisi fasilitatif, tingkat kepatuhan pelayanan di seluruh puskesmas mitra melampaui angka 90 persen. Puskesmas Dayun dan Lubuk Dalam mencatat kepatuhan tertinggi dengan 98,90 persen, disusul Koto Gasib (97,06 persen), Kerinci Kanan (97,05 persen), dan Sungai Mandau (95,96 persen).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Siak, dr. Handry, mengapresiasi kontribusi dunia usaha dalam mendukung program pemerintah. Ia menekankan bahwa bantuan alat kesehatan seperti mesin USG sangat membantu deteksi dini kesehatan ibu hamil demi menekan angka kematian ibu dan bayi. Senada dengan itu, Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fakhrurrozi, berharap program serupa dapat direplikasi di puskesmas lain di wilayah Siak.

Sementara itu, Strategic Planning Manager Community Development RAPP, Amal Fatullah Randy, menjelaskan bahwa komitmen ini sejalan dengan filosofi 5C perusahaan (Community, Country, Climate, Customer, Company). Program KAPASITAS ini juga menjadi bagian dari inisiatif Puskesmas Prima yang menargetkan pendampingan pada 43 puskesmas di empat kabupaten di Riau, demi mewujudkan layanan kesehatan primer yang mandiri dan berkelanjutan.