Pemulihan hak pendidikan anak-anak di wilayah pegunungan Papua tengah memasuki babak baru. PT Freeport Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan masyarakat setempat resmi memulai proyek pembangunan gedung sekolah dua lantai di Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika.
Langkah strategis ini diambil setelah bertahun-tahun aktivitas belajar mengajar di kawasan tersebut terhenti total akibat pembakaran gedung sekolah pada masa lalu. Ketiadaan fasilitas ini memaksa ratusan anak usia sekolah kehilangan kesempatan belajar dan terpaksa mendampingi orang tua mereka mendulang emas di sepanjang aliran sungai.
Kepala Distrik Tembagapura, Dev Richard Tatiratu, mengungkapkan bahwa pembangunan ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal, bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Gedung baru yang dirancang khusus untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) ini akan dilengkapi dengan ruang kelas yang representatif serta fasilitas area bermain anak.
Proses peninjauan lokasi telah rampung dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan dengan tetap menghormati kesepakatan adat setempat. Pembangunan fisik dijadwalkan mulai berjalan tahun ini, dengan target operasional penuh pada tahun ajaran baru 2027 mendatang. Setelah selesai, pengelolaan operasional sekolah sepenuhnya akan diserahkan kepada Pemkab Mimika.
Guna menunjang efektivitas belajar, pemerintah distrik juga menyiapkan konsep "Sekolah Sepanjang Hari" (full-day school). Melalui program ini, selain mendapatkan pendidikan formal, anak-anak juga akan diberikan pemenuhan gizi yang terjamin secara berkala, mulai dari sarapan, makan siang, hingga kudapan sore sebelum pulang sekolah.
Sembari menunggu konstruksi rampung, asa belajar anak-anak Banti dijaga melalui inisiatif "Honai Belajar" yang diinisiasi oleh Polsek Tembagapura di bawah kepemimpinan Kapolsek AKP Firman. Ruang kelas sementara ini kini menampung lebih dari 60 anak setiap harinya untuk belajar calistung, membuktikan tingginya antusiasme pendidikan di wilayah tersebut.