Kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di Kabupaten Siak menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Hal ini tercapai setelah satu tahun pelaksanaan Program KAPASITAS, sebuah inisiatif kolaboratif yang berfokus pada penguatan kapasitas tenaga medis, pembenahan sistem rujukan, serta pemberdayaan masyarakat untuk menekan angka stunting.

Program ini diinisiasi oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang merupakan bagian dari APRIL Group, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak dan organisasi kemanusiaan DokterSHARE. Evaluasi dan penutupan program satu tahun tersebut dipaparkan dalam acara Diseminasi Hasil di Siak pada akhir Juli lalu, yang dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan daerah.

Sejak digulirkan, program ini menyasar lima puskesmas utama—yakni Puskesmas Dayun, Kerinci Kanan, Lubuk Dalam, Koto Gasib, dan Sungai Mandau—serta melibatkan 13 puskesmas pembantu (Pustu). Hasil supervisi fasilitatif mencatat tingkat kepatuhan pelayanan di seluruh puskesmas binaan melampaui angka 90 persen. Puskesmas Dayun dan Lubuk Dalam mencatatkan kepatuhan tertinggi sebesar 98,90 persen, diikuti Koto Gasib (97,06 persen), Kerinci Kanan (97,05 persen), dan Sungai Mandau (95,96 persen).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak, dr. Handry, mengapresiasi kontribusi nyata dari sektor swasta ini. Ia menekankan bahwa penanganan isu kesehatan mendasar seperti pencegahan stunting memerlukan kerja sama lintas sektor yang solid. Bantuan alat ultrasonografi (USG) dari RAPP untuk lima puskesmas dinilai sangat membantu pemantauan kondisi ibu hamil secara lebih dini dan akurat.

Dukungan senada disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fakhrurrozi. Pihaknya berharap replikasi program serupa dapat diperluas ke puskesmas lain di wilayah Siak guna memastikan keadilan akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat kampung.

Strategic Planning Manager Community Development Department RAPP, Amal Fatullah Randy, menjelaskan bahwa Program KAPASITAS merupakan wujud nyata filosofi bisnis perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Investasi sosial di bidang kesehatan dasar ini juga menjadi bagian dari Program Puskesmas Prima yang ditargetkan menjangkau total 43 puskesmas di wilayah operasional perusahaan, termasuk Siak, Pelalawan, Kampar, dan Kuantan Singingi.