Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menekankan bahwa Kepala Puskesmas (Kapus) di wilayahnya harus memosisikan diri sebagai pemimpin sektor kesehatan di lapangan, bukan sekadar administrator fasilitas kesehatan. Hal tersebut disampaikannya dalam pengarahan resmi kepada seluruh jajaran Kapus se-Kabupaten TTU di Aula Dinas Kesehatan setempat pada Selasa (21/7/2026).

Menurut Bupati Yosep, peran Kepala Puskesmas sangat strategis karena berada di garda terdepan pelayanan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, ia menuntut para pimpinan fasilitas kesehatan tingkat pertama tersebut untuk aktif membangun sinergi lintas sektor dan senantiasa hadir di tengah-tengah warga guna merespons setiap keluhan yang ada.

"Sebagai pejabat publik, kita tidak boleh menutup diri dari masukan dan aspirasi masyarakat. Jadilah sosok yang rendah hati namun tetap memiliki rasa percaya diri yang kuat dalam menjalankan tugas," ujar Bupati TTU dalam arahannya.

Selain pendekatan sosial kemasyarakatan, Bupati juga menggarisbawahi pentingnya pembenahan aspek internal. Ia mendesak peningkatan disiplin aparatur sipil negara, optimalisasi manajemen pelayanan pasien, serta pemanfaatan data kesehatan yang akurat sebagai basis utama perumusan kebijakan dan inovasi program kerja faskes.

Di sisi lain, sektor kesehatan juga didorong untuk ikut berkontribusi dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihak Puskesmas pun diminta memperkuat program prioritas nasional, seperti percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi ibu dan anak.

Langkah pembenahan ini diharapkan mampu mewujudkan komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.