Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan strategis mengenai desain merek dan kemasan produk bagi pengelola Bank Sampah Vida Taman Apel, RW 019, Bekasi, pada Sabtu (20/6/2026). Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi limbah olahan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi yang mampu bersaing di pasar modern.
Sebagai institusi yang fokus pada pengembangan digital kreatif, UBSI menyadari bahwa produk daur ulang warga sebenarnya memiliki kualitas mumpuni, namun seringkali terkendala pada aspek visual dan pemasaran. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai pentingnya identitas merek, pemilihan tipografi, hingga komposisi warna yang dapat memikat minat konsumen.
Materi disampaikan oleh praktisi Ana Ramadhayanti yang membimbing peserta dalam merancang sketsa logo serta kemasan produk secara interaktif. Ketua Pelaksana Haryani menekankan bahwa penguasaan teknik branding menjadi kunci utama agar produk hasil kreasi bank sampah tidak hanya dipandang sebagai barang bekas, melainkan produk fungsional yang profesional.
Ketua Bank Sampah Vida Taman Apel, Nia Kurniasih, menyambut baik kolaborasi ini karena memberikan dampak nyata bagi keterampilan anggota. Senada dengan hal tersebut, Ketua RW 019 Bambang Sulistio memberikan apresiasi penuh, menyoroti bahwa sinergi antara edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga setempat.