Pemimpin klasemen umum Tour de France 2026, Tadej Pogacar, dipastikan berada dalam kondisi fisik prima menjelang etape ke-19 yang krusial menuju Alpe d'Huez pada Jumat (24/7). Kabar baik ini menjadi angin segar bagi UAE Team Emirates-XRG, yang saat ini tengah menghadapi masalah kelelahan dan gangguan kesehatan yang melanda sejumlah pembalap andalan mereka.
Krisis kebugaran di internal tim mulai terlihat jelas setelah Brandon McNulty terpaksa mengundurkan diri pada etape ke-18. Sementara itu, dua pembalap kunci lainnya, Adam Yates dan Tim Wellens, dilaporkan mengalami penurunan performa akibat masalah fisik. Kendati demikian, situasi tersebut tidak menggoyahkan fokus Pogacar yang tetap tenang mempertahankan jersey kuning dari garis start di Gap.
Manajemen tim bergerak cepat meredam kekhawatiran publik terkait kondisi skuad mereka. Direktur Olahraga UAE Team Emirates-XRG, Joxean Fernandez Matxin, mengakui bahwa armada tempurnya tidak dalam kondisi ideal, namun ia menegaskan situasi masih sepenuhnya terkendali. Matxin juga menambahkan bahwa kondisi Adam Yates kini berangsur membaik dan siap memberikan dukungan terbaik di lintasan.
Senada dengan Matxin, Manajer Tim Mauro Gianetti mengonfirmasi bahwa Pogacar dan talenta muda Isaac del Toro terbebas dari penularan penyakit yang menimpa Yates. Meski kehilangan McNulty menjadi kerugian taktis yang signifikan bagi strategi tim, Gianetti optimistis motivasi kolektif skuadnya tetap membara untuk menghadapi sisa tiga etape penentu yang berat.
Kelemahan skuad UAE Team Emirates-XRG ini diprediksi akan dimanfaatkan oleh para rival untuk melancarkan serangan agresif di tanjakan legendaris Alpe d'Huez. Menanggapi potensi tekanan tersebut, kubu Pogacar menegaskan kesiapan mereka untuk bertarung habis-habisan, mengandalkan kekuatan murni dan ketahanan fisik di fase-fase akhir balapan paling bergengsi di dunia ini.