Kompetisi tenis internasional Men's World Tennis Championship Seri I M-15 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, menyajikan laga pembuka yang impresif bagi wakil tuan rumah. Dua petenis tunggal putra andalan Indonesia, Rafalentino Ali Da Costa dan Muhamad Rifqi Fitriadi, sukses mengamankan tiket ke babak kedua setelah menundukkan lawan-lawan mereka di fase awal turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS tersebut.

Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh Rafalentino Ali Da Costa. Petenis muda berusia 16 tahun yang merangkak dari babak kualifikasi ini harus bertarung sengit selama 2 jam 20 menit untuk menaklukkan wakil India, Kabir Hans. Rafalentino merebut set pertama dengan skor 7-5, sebelum akhirnya kehilangan momentum pada set kedua dan kalah 4-6. Namun, ia berhasil bangkit di set penentu untuk menyudahi perlawanan Hans dengan skor akhir 6-3.

Seusai laga melelahkan tersebut, Rafalentino mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan keluarga dan berbagai pihak yang terus mengiringi kariernya. Ia juga menyadari bahwa jam terbang di level internasional masih perlu ditingkatkan secara konsisten agar dirinya mampu bersaing ketat di level yang lebih tinggi.

Keberhasilan serupa diraih oleh tunggal putra andalan Indonesia lainnya, Muhamad Rifqi Fitriadi. Petenis yang kini menduduki peringkat 616 ATP tersebut tampil dominan dan menang dua set langsung 6-4, 6-1 atas petenis India, Hitesh Chauhan. Kemenangan ini terbilang impresif mengingat Rifqi baru saja tiba di Indonesia dari turnamen di Wuning, Tiongkok. Pada babak kedua, Rifqi dijadwalkan menghadapi tantangan dari wakil Australia, Sam Ryan Ziegann.

Selain di nomor tunggal, Rifqi yang berpasangan dengan petenis Filipina, Francis Casey Alcantara, juga melaju ke perempat final ganda putra setelah mengandaskan duet Indonesia Lucky Chandra Kurniawan dan Tegar Abdi Wibowo. Sayangnya, catatan positif ini tidak diikuti oleh Gunawan Trismuwantara, Anthony Susanto, dan Ethan David Zapp yang harus terhenti di babak pertama tunggal putra setelah takluk dari lawan masing-masing.