Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman Amerika Serikat (APHIS), bagian dari Departemen Pertanian AS, telah memberikan restu resmi kepada Pabrik Iradiasi Toan Phat (TPI) untuk mengoperasikan dua teknologi sekaligus. Fasilitas yang terletak di Kawasan Industri Phu An Thanh, provinsi Tay Ninh, ini kini diizinkan menggunakan sistem iradiasi Gamma serta sinar-X untuk prosedur karantina buah segar sebelum menembus pasar Amerika Serikat.

Persetujuan ini menjadi langkah strategis bagi sektor pertanian Vietnam. Dengan kemampuan menjalankan kedua teknologi ini secara simultan, TPI menjadi fasilitas pertama di Vietnam yang mampu memberikan fleksibilitas operasional lebih tinggi. Sistem ini memungkinkan eksportir untuk mengatur kapasitas pengolahan secara proaktif, terutama saat menghadapi lonjakan permintaan di musim panen raya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Buah dan Sayur Vietnam, Dang Phuc Nguyen, menjelaskan bahwa iradiasi adalah syarat mutlak bagi komoditas seperti mangga, buah naga, pomelo, hingga leci sebelum memasuki AS. Adanya kombinasi teknologi Gamma dan sinar-X meminimalisir risiko penumpukan barang dan memastikan jadwal pengiriman tetap terjaga, sekalipun salah satu sistem memerlukan pemeliharaan rutin.

Direktur Jenderal Toan Phat Irradiation Co., Ltd., Vuong Hieu, menegaskan bahwa penambahan teknologi sinar-X telah melalui audit ketat oleh pihak AS, mencakup evaluasi peralatan, prosedur keselamatan, hingga sistem kendali dosis. Dengan integrasi ini, kapasitas pengolahan pabrik diperkirakan meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang mencatatkan volume 5.670 ton buah.

Langkah ini diambil di tengah tren positif ekspor buah dan sayur Vietnam yang menembus angka 8,5 miliar USD pada 2025. Mengingat pangsa pasar Vietnam di Amerika Serikat baru mencapai 1,49%, penguatan infrastruktur pasca panen dan teknologi karantina menjadi kunci vital bagi para pelaku industri untuk merebut pangsa pasar yang lebih luas di pasar internasional.