PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM) sukses mengukuhkan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan dengan menyabet penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026. Dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (2/7/2026), Bank Jatim didapuk sebagai pemenang kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan aset di atas Rp40 triliun.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian ketat terhadap kinerja keuangan perusahaan sepanjang periode 2023 hingga 2025. Dewan juri yang dipimpin oleh ekonom senior Raden Pardede menilai bahwa ketangguhan finansial menjadi pembeda utama yang membawa Bank Jatim unggul dibandingkan kompetitor di kategori yang sama.

Selama tiga tahun terakhir, Bank Jatim menunjukkan performa yang solid. Secara konsolidasi, laba bersih perusahaan pada 2025 tercatat melonjak hingga 24,8% (YoY) menjadi Rp1,62 triliun. Ekspansi aset juga menunjukkan angka impresif dengan pertumbuhan sebesar 42,93%, yang didorong oleh sinergi kuat dalam Kelompok Usaha Bank (KUB) di mana Bank Jatim berperan sebagai induk.

Selain keberhasilan di sisi finansial, Bank Jatim terus melakukan transformasi digital secara agresif. Layanan JConnect Mobile tercatat memiliki hampir satu juta pengguna dengan nilai transaksi yang mencapai Rp65,77 triliun. Pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 47,25% semakin menegaskan keberhasilan perusahaan dalam mengakselerasi ekosistem perbankan digital.

Ke depan, Bank Jatim berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi perusahaan melalui lima pilar transformasi, yakni peningkatan tata kelola, manajemen risiko, pengoptimalan bisnis berbasis ekosistem, pengembangan kompetensi SDM, serta percepatan digitalisasi bisnis. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga ritme pertumbuhan bank di tengah dinamika industri perbankan nasional.