Pihak otoritas pengelola Pasar Ha Tinh di Vietnam berhasil menerapkan kebijakan kawasan bebas asap rokok secara ketat di area perdagangan tersebut. Langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan belanja yang sehat dan meminimalisasi risiko kebakaran di pusat ekonomi regional yang menampung ribuan pedagang tersebut.
Di area pasar bertingkat dua yang didominasi oleh pedagang pakaian, perubahan nyata sangat terasa. Meskipun aktivitas transaksi berjalan padat pada akhir pekan, tidak ada kepulan asap maupun bau rokok yang tercium di dalam gedung. Kesadaran bersama ini mendapat apresiasi dari para pedagang yang merasa lebih terlindungi dari bahaya perokok pasif.
Tran Thi Hoa, salah seorang pemilik kios, mengungkapkan kelegaannya atas penurunan drastis aktivitas merokok di pasar tersebut. Bahaya penyakit kardiovaskular dan kanker paru-paru akibat paparan asap rokok pasif kini tidak lagi menghantui para pedagang yang menghabiskan waktu seharian di pasar. Senada dengan itu, para pengunjung juga mengaku lebih nyaman berbelanja di lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai langkah konkret yang diambil Badan Pengelola Pasar. Setiap hari, imbauan terkait Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Bahaya Tembakau terus disiarkan melalui pengeras suara. Selain itu, tanda larangan merokok dipasang secara strategis di pintu masuk serta area sensitif yang rawan memicu kebakaran.
Wakil Kepala Dewan Pengelola Pasar Ha Tinh, Vo Thai Hoa, menjelaskan bahwa pasar seluas 33.000 meter persegi ini menampung sekitar 1.800 pelaku usaha dan 2.300 kios. Mengingat besarnya skala pasar, kampanye bebas asap rokok akan terus diperluas ke depan dengan memanfaatkan platform digital seperti Facebook dan Zalo untuk menjangkau komunitas pedagang secara lebih masif.