Menjelang peluncuran yang diprediksi akan berlangsung pada September mendatang, rumor mengenai spesifikasi iPhone 18 Pro Max kembali menarik perhatian publik. Perangkat flagship andalan Apple tersebut santer diberitakan akan membawa peningkatan signifikan pada sektor daya, dengan kapasitas baterai yang mencapai kisaran 5.500 mAh.

Kabar ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun pembocor teknologi kenamaan, Digital Chat Station, di platform Weibo. Jika bocoran tersebut akurat, iPhone 18 Pro Max akan mencatatkan sejarah sebagai iPhone dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah diproduksi Apple. Namun, lonjakan kapasitas ini diprediksi akan membawa konsekuensi pada desain fisik perangkat, dengan perkiraan bobot mencapai 240 gram dan ketebalan bodi sekitar 9 milimeter.

Dokumen sertifikasi di China turut memberikan sinyal senada, di mana varian iPhone 18 Pro Max dengan eSIM diduga akan mengusung baterai sebesar 5.567 mAh, sementara model dengan slot kartu SIM fisik diperkirakan memiliki kapasitas 5.391 mAh. Penambahan volume baterai inilah yang menjadi alasan utama Apple harus melakukan penyesuaian dimensi pada bodi ponsel agar perangkat tetap dapat mengakomodasi komponen internal yang lebih masif.

Selain sektor baterai, Apple dikabarkan akan menyematkan chipset A20 Pro yang dirancang dengan fabrikasi 2 nanometer. Penggunaan arsitektur chipset yang lebih efisien, dipadukan dengan kapasitas daya yang lebih besar, digadang-gadang akan memberikan durasi pemakaian yang jauh lebih awet bagi pengguna. Selain itu, rumor mengenai pembaruan teknologi kamera dengan aperture variabel serta penyempurnaan desain Dynamic Island juga terus mengemuka.

Meski bocoran mengenai spesifikasi ini terus mengalir, pihak Apple hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait detail perangkat tersebut. Publik kini masih menantikan pengumuman resmi mengenai lini iPhone 18 yang diproyeksikan akan diperkenalkan ke pasar global pada musim gugur nanti.