Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik dan menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Hal ini ditegaskan oleh Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, saat memimpin apel kerja mingguan di Lapangan Apel Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki. Apel tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy, serta jajaran kepala perangkat daerah setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iskandar menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolsel. Kendati dilaksanakan dalam koridor efisiensi anggaran, seluruh agenda dinilai berjalan sukses. Meski demikian, ia memberikan catatan khusus agar penyelenggaraan tahun depan dikemas secara lebih ringkas dan efisien tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Kedisiplinan pegawai juga menjadi sorotan utama sang kepala daerah. Iskandar mengingatkan seluruh ASN untuk senantiasa mematuhi regulasi jam kerja. Ia menegaskan bahwa pemberian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ke depan akan diakumulasikan secara ketat dengan mengacu langsung pada tingkat kehadiran serta kinerja nyata masing-masing staf di lapangan.
Sektor kesehatan mendapatkan perhatian paling krusial dalam arahan bupati. Beliau menginstruksikan seluruh tenaga medis, baik di Puskesmas maupun RSUD, untuk memberikan penanganan yang humanis dan responsif. Ia melarang keras adanya praktik diskriminasi antara pasien umum dan pengguna BPJS Kesehatan, serta meminta agar penanganan pertama segera diberikan kepada pasien tanpa terhambat prosedur administrasi.
Guna menunjang komitmen pelayanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolsel tengah bergerak cepat melengkapi berbagai fasilitas medis. Beberapa langkah strategis yang kini berjalan meliputi perluasan ruang tunggu poliklinik, pengadaan alat kateterisasi jantung (Cath Lab), hingga penguatan kerja sama dengan dokter spesialis jantung demi menjamin layanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat.