Chief Executive Officer (CEO) JPMorgan Chase & Co., Jamie Dimon, menyampaikan kekhawatirannya terkait potensi ancaman dari model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Mythos yang dikembangkan oleh Anthropic PBC. Dimon menegaskan bahwa risiko yang dibawa oleh teknologi ini merupakan ancaman nyata yang kini tengah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Amerika Serikat.

Kekhawatiran ini mencuat setelah pihak Anthropic menyatakan bahwa model AI Mythos memiliki kemampuan yang sangat canggih dalam mendeteksi celah keamanan atau kerentanan pada perangkat lunak. Karena kemampuannya yang dinilai terlalu berisiko jika disalahgunakan, perusahaan memutuskan untuk tidak merilis teknologi tersebut kepada masyarakat umum.

Peringatan ini disampaikan Dimon saat berbicara dalam acara Pennsylvania Defense and Innovation Summit yang diinisiasi oleh Senator Dave McCormick. Menurutnya, perkembangan pesat teknologi AI dalam beberapa bulan terakhir telah mendesak pelaku industri global dan otoritas pemerintahan untuk segera mengevaluasi kembali potensi bahaya siber yang mungkin ditimbulkan.