Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kini telah mencapai titik penghujung. Sebanyak 14 negara dipastikan harus menghentikan langkah mereka setelah gagal menembus fase 16 besar dalam rangkaian pertandingan yang penuh drama dan kejutan.

Australia menjadi tim terbaru yang terpaksa pulang setelah menelan kekalahan pahit melalui drama adu penalti melawan Mesir. Pertandingan sengit tersebut berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu usai. Kegagalan Harry Souttar dan Lucas Herrington dalam mengeksekusi penalti menjadi pembeda, sementara Mesir tampil sempurna dengan menyarangkan empat gol dari titik putih.

Hasil ini menempatkan Australia dalam daftar panjang tim yang tersingkir, menambah deretan kesebelasan yang gugur lewat adu keberuntungan dari titik 12 pas. Sebelumnya, Jerman dan Belanda yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat peraih trofi juara juga telah lebih dulu tersingkir dengan skenario serupa. Belanda takluk di tangan Maroko, sementara Jerman harus mengakui keunggulan Paraguay dalam adu penalti yang dramatis.

Selain tim-tim raksasa, sejumlah negara yang diunggulkan sebagai kuda hitam seperti Kroasia, Senegal, dan Jepang juga gagal melanjutkan kejayaan mereka di turnamen ini. Ketatnya persaingan di babak 32 besar benar-benar menyisakan tim-tim dengan mentalitas paling tangguh.

Berikut adalah 14 negara yang telah dipastikan tersingkir di babak 32 besar: Afrika Selatan, Jepang, Jerman, Belanda, Pantai Gading, Swedia, Ekuador, RD Kongo, Senegal, Bosnia dan Herzegovina, Austria, Kroasia, Aljazair, dan Australia.

Saat ini, perhatian dunia tertuju pada dua laga pamungkas fase 32 besar, yakni Argentina kontra Cape Verde serta Kolombia melawan Ghana, yang akan menjadi penentu dua tiket terakhir menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.