Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya untuk membawa Provinsi Bali melangkah melampaui sektor pariwisata konvensional dengan memperkuat fondasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sela-sela partisipasinya dalam London Climate Action Week 2026, Koster melakukan kunjungan strategis ke Universitas Oxford dan kantor pusat Google di Inggris sebagai upaya membuka akses jejaring global bagi kemajuan daerah.

Dalam kunjungannya ke Universitas Oxford, Koster berdialog dengan para akademisi serta diaspora Indonesia termasuk mahasiswa asal Bali. Ia menekankan bahwa sumber daya manusia merupakan aset utama yang harus dioptimalkan. Menurutnya, generasi muda berprestasi yang sedang menuntut ilmu di luar negeri adalah jembatan krusial untuk melakukan alih teknologi serta membangun jejaring internasional yang dapat diterapkan dalam pembangunan Bali di masa depan.

Transformasi ini sejalan dengan visi kebijakan pembangunan hijau Pemerintah Provinsi Bali yang kini mendapatkan apresiasi di kancah internasional. Koster memandang bahwa ketergantungan pada sektor pariwisata alam perlu diimbangi dengan ekonomi berbasis pengetahuan, agar Bali tetap relevan dan kompetitif di tengah arus perubahan global tanpa harus kehilangan identitas budaya yang menjadi akar kekuatannya.

Perjalanan tersebut berlanjut ke kantor pusat Google, di mana Koster berdiskusi dengan peneliti kecerdasan buatan, Adhiguna Kuncoro. Fokus diskusi mencakup peluang pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengelolaan data sektor kebudayaan, pelayanan publik, hingga ekosistem ekonomi daerah. Koster menegaskan bahwa teknologi digital akan diposisikan sebagai instrumen strategis untuk memajukan daerah dan bukan sebagai ancaman bagi kelestarian budaya lokal.

Langkah diplomasi ini mencerminkan keberanian pemerintah daerah untuk berorientasi pada masa depan. Dengan mengintegrasikan ilmu dari institusi pendidikan ternama dan inovasi dari raksasa teknologi global, Koster berharap Bali mampu bertransformasi menjadi daerah yang berakar kuat pada nilai tradisi namun tetap tangguh dalam percaturan ekonomi berbasis teknologi dunia.