Dalam upaya memperkuat posisi sebagai pusat inovasi regional, Pemerintah Kota Ho Chi Minh melalui Pusat Revolusi Industri Keempat (HCMC C4IR) meluncurkan serangkaian inisiatif strategis. Program bertajuk "Hari Kolaborasi" yang digelar di sela-sela Pertemuan Tahunan Para Pelopor Forum Ekonomi Dunia (AMNC 2026) di Dalian, Tiongkok, menjadi panggung utama bagi pertemuan para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah hingga korporasi multinasional.

Direktur HCMC C4IR, Le Truong Duy, menegaskan bahwa langkah ini merupakan terobosan dalam model kemitraan publik-swasta berskala internasional. Inisiatif tersebut dirancang untuk memobilisasi sumber daya teknologi, finansial, dan tenaga kerja berkualitas guna mempercepat pembangunan kota pintar yang berkelanjutan.

Sejumlah kesepakatan krusial berhasil dicapai dalam forum tersebut, termasuk pengembangan sistem sepeda listrik umum oleh HCMC C4IR dan Sunwah Group. Selain itu, Sunwah Group bersama Exabyte Investment and Technology dan Inspur Smart Technology menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan solusi pertanian cerdas, akuakultur, serta sistem ketertelusuran produk yang berbasis teknologi terkini.

Di sisi lain, Exabyte Investment and Technology mengusulkan kolaborasi riset mendalam dengan HCMC C4IR. Fokus utama kemitraan ini mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), Blockchain, dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi manajemen perkotaan serta optimalisasi rantai pasokan pertanian. Pihak perusahaan menyatakan komitmennya dalam membangun infrastruktur digital yang mendukung kemajuan sosial-ekonomi.

Rangkaian kegiatan ini diperkuat dengan bergabungnya Nam A Commercial Bank ke dalam jaringan HCMC C4IR. Integrasi antara sektor perbankan, teknologi, dan pemerintah ini diharapkan mampu memperkokoh ekosistem inovasi digital, mendorong ekonomi hijau, serta meningkatkan daya saing bisnis Vietnam di pasar global dalam menghadapi tantangan integrasi internasional.