Winrock International resmi meluncurkan proyek percontohan pengomposan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) berskala industri di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Inisiatif yang berlangsung pada akhir Juni hingga awal Juli 2026 ini merupakan bagian dari payung besar WIPO GREEN Project, yang bertujuan mengakselerasi adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor perkebunan nasional.
Bertempat di kawasan Trubus Sentra Agrobisnis (TSA), kegiatan ini difokuskan pada pengamatan mendalam terhadap proses dekomposisi limbah biomassa. Para pakar dan peserta yang terlibat mengevaluasi aspek biologis serta teknis dalam pengolahan TKKS agar lebih efisien dan bernilai guna tinggi bagi lingkungan perkebunan.
Untuk memastikan efektivitas metode tersebut, Winrock International menggandeng Dr. Nur Akbar Arofatullah, S.P., M.Biotech., Kepala Laboratorium Departemen Mikrobiologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Keterlibatan akademisi ini bertujuan memberikan masukan ilmiah krusial terkait optimalisasi pemanfaatan mikroorganisme untuk mempercepat proses pengomposan.
Penggunaan teknologi mikrobiologi dalam pengolahan limbah organik dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menekan emisi gas rumah kaca. Melalui sinergi antara sains dan praktik lapangan, diharapkan pengelolaan limbah biomassa sawit di masa depan dapat menjadi model industri yang lebih berkelanjutan serta ramah lingkungan.