Pemerintah Kabupaten Badung secara resmi memulai rangkaian agenda olahraga bertajuk Piala Bupati Badung 2026. Sebanyak 40 kejuaraan olahraga akan digelar sepanjang tahun ini sebagai langkah strategis untuk mentransformasi wilayah tersebut menjadi pusat destinasi wisata olahraga atau sport tourism yang diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional.

Sebagai penanda dimulainya rangkaian ajang ini, Badung Finswimming Open 2026 resmi dibuka dengan melibatkan 519 atlet dari 32 pengurus daerah di seluruh Indonesia, serta kehadiran peserta mancanegara dari Korea Selatan. Kompetisi renang ini tidak hanya dilakukan di fasilitas kolam Tirta Arum, tetapi juga memanfaatkan potensi bahari di Pantai Muaya, Jimbaran, sebagai arena open water.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menekankan pentingnya sinergi antara pembinaan atlet dengan penguatan sektor pariwisata. Ia telah menginstruksikan pihak KONI Badung untuk menyusun kalender event yang sistematis agar agenda kompetisi berlangsung rutin sepanjang tahun. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan kejuaraan menjadi kunci untuk menarik kunjungan wisatawan olahraga, baik dari kalangan atlet maupun ofisial pendukung.

Untuk merealisasikan ambisi tersebut, Pemkab Badung berkomitmen melakukan penguatan infrastruktur. Rencana pembangunan stadion baru di kawasan Abiansemal serta fasilitas kolam renang bertaraf internasional telah disiapkan. Pembangunan ini ditargetkan mampu memfasilitasi kejuaraan dunia di masa depan, dengan standar sarana yang dirancang secara matang dan profesional.

Ketua Umum PB POSSI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menilai bahwa kompetisi yang berkelanjutan merupakan fondasi utama dalam melahirkan atlet berprestasi sejak dini. Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Badung, I Made Sutama, menyatakan bahwa rangkaian turnamen ini menjadi sarana evaluasi krusial bagi atlet Badung sebelum berlaga di Porprov Bali 2027, dengan target mempertahankan gelar juara umum untuk ke-11 kalinya.