Dewan Rakyat Provinsi Quang Ninh secara resmi telah menyepakati tiga resolusi krusial yang dirancang untuk mempercepat pengembangan infrastruktur serta inovasi teknologi digital. Kebijakan ini mencakup penetapan kriteria pendanaan daerah bagi startup teknologi untuk periode 2026-2031, dukungan bagi pelaku industri semikonduktor, serta regulasi penggunaan dana negara untuk riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam mengimplementasikan mandat Politbiro untuk membentuk model pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada teknologi, inovasi, dan transformasi digital. Fokus utama kebijakan ini adalah menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pelaku bisnis dalam mengadopsi teknologi canggih sekaligus meningkatkan kapasitas produksi digital di wilayah tersebut.
Saat ini, Quang Ninh tengah menggenjot sejumlah proyek infrastruktur strategis, termasuk pengembangan Taman Teknologi Digital Tuan Chau dan pembangunan gerbang perbatasan pintar di Mong Cai. Provinsi ini juga secara agresif menarik investasi dari perusahaan teknologi global, seperti Foxconn dan Jinko Solar, untuk memperkuat posisi sebagai pusat ekonomi pengetahuan baru.
Selain pembangunan infrastruktur fisik, pemerintah setempat juga memprioritaskan pengembangan zona ekonomi khusus yang mencakup ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi maritim modern. Inisiatif ini didukung oleh berkembangnya komunitas startup di sektor pariwisata cerdas, pertanian presisi, hingga logistik, yang diharapkan mampu mendongkrak daya saing ekonomi daerah secara signifikan.
Wakil Ketua Komite Rakyat Provinsi, Le Van Anh, menegaskan pentingnya eksekusi yang cepat dan terukur. Seluruh departemen terkait diinstruksikan untuk segera menyusun panduan teknis yang jelas guna memastikan setiap program dapat diimplementasikan dengan efektif di lapangan, sekaligus meminimalisir hambatan yang mungkin muncul dalam proses transisi digital ini.