Gelaran Java Coffee & Flavors Fest (JCFF) 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Surabaya sukses mencatatkan capaian transaksi yang gemilang. Selama tiga hari pelaksanaan, festival tahunan yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur ini berhasil membukukan total komitmen bisnis mencapai Rp87 miliar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Ibrahim, merinci bahwa nilai fantastis tersebut terdiri atas 31 kesepakatan pembiayaan senilai Rp20 miliar serta 54 kesepakatan awal dagang (letter of intent) yang mencapai Rp67 miliar. Tidak hanya itu, transaksi ritel langsung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lokasi pameran juga sangat produktif dengan total penjualan menyentuh angka Rp1 miliar.
Menurut Ibrahim, JCFF kini telah bertransformasi menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan perbankan, akademisi, hingga pemerintah. Festival yang dirintis sejak tahun 2022 ini awalnya hanya berfokus pada komoditas kopi. Namun, merespons kebutuhan pasar, cakupannya kini diperluas ke berbagai komoditas unggulan lain seperti teh, cokelat, produk lebah, serta rempah-rempah.
Dengan mengusung tema "From Local to Global", agenda ini diarahkan untuk mendorong produk lokal agar memiliki daya saing tinggi dan mampu menembus pasar internasional. Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini diklaim sebagai buah dari sinergi kuat antara Bank Indonesia, pemerintah provinsi, pemerintah kota, perbankan, serta komunitas masyarakat di Jawa Timur.