Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas mendesak Pemerintah Kabupaten untuk mengambil langkah strategis dalam mengoordinasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta. Langkah ini dipandang krusial agar kontribusi perusahaan, baik di bidang perkebunan, pertambangan, maupun kehutanan, dapat memberikan dampak yang lebih signifikan dan terukur bagi masyarakat lokal.

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, Hermanto, menegaskan bahwa potensi CSR di wilayahnya sangat besar. Namun, selama ini pelaksanaannya cenderung berjalan sendiri-sendiri tanpa pola yang terpadu. Menurut politisi Partai NasDem tersebut, sinkronisasi antara program perusahaan dan agenda pembangunan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam optimalisasi manfaat sosial.

"Pelaksanaan CSR harus direncanakan dengan matang dan sejalan dengan prioritas pemerintah. Dengan koordinasi yang kuat dari pemerintah daerah, bantuan yang disalurkan tidak akan tumpang tindih, melainkan saling melengkapi kebutuhan pembangunan yang benar-benar mendesak," ujar Hermanto, Selasa (7/7).

Lebih lanjut, Hermanto menambahkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk berkontribusi bagi lingkungan operasionalnya. Ia berharap pemerintah daerah dapat berperan aktif sebagai fasilitator dan koordinator, sehingga instrumen CSR mampu menjadi katalisator dalam percepatan pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas secara menyeluruh.