Pelantikan Pengurus Daerah Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Provinsi Lampung menjadi momentum krusial bagi pengembangan olahraga berbasis budaya di Bumi Ruwa Jurai. Ketua Pengda FESPATI Lampung yang juga menjabat sebagai Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, menegaskan bahwa seni panahan tradisional bukan sekadar ajang adu ketangkasan fisik, melainkan instrumen efektif dalam membina karakter, melatih konsentrasi, serta menanamkan nilai pengendalian diri dan keberanian pada generasi muda.
Dalam visinya, Riyanto bertekad membawa olahraga seni panahan tradisional Lampung naik kelas ke kancah nasional. Pihaknya menargetkan Provinsi Lampung tidak hanya hadir sebagai peserta dalam berbagai ajang kompetisi, melainkan mampu bertransformasi menjadi pusat pembinaan dan barometer prestasi olahraga tradisional yang tumbuh seiring dengan kemajuan zaman.
Guna merealisasikan target besar tersebut, FESPATI Lampung mendorong sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Daerah, KORMI, lembaga pendidikan, hingga komunitas lokal. Program pemasyarakatan panahan tradisional ini dirancang untuk menyasar sekolah, pesantren, dan pemukiman warga di tingkat desa agar nilai-nilai positif dan pelestarian budaya dapat dirasakan secara inklusif.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Pengurus Nasional FESPATI, momentum pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal pengabdian nyata. Langkah strategis ini diyakini mampu mencetak atlet-atlet panahan tradisional bereputasi tinggi sekaligus melahirkan generasi penerus yang berkarakter kuat dan mencintai warisan leluhur.