Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan pada Selasa (14/7/2026) dini hari. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan erupsi terjadi pada pukul 01.20 WITA dengan menyemburkan kolom abu setinggi 300 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan data dari aplikasi MAGMA Indonesia, material vulkanik tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dan berlangsung selama 102 detik.
Hingga saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-laki masih bertahan di Level III atau Siaga. Berdasarkan catatan pemantauan pada periode malam hari sebelumnya, aktivitas vulkanik gunung ini cukup intens, dengan terdeteksinya gempa letusan, tremor non-harmonik, serta gempa tektonik jauh yang mengindikasikan tekanan magma masih aktif di bawah permukaan.
Otoritas terkait memberikan peringatan tegas kepada warga setempat serta para wisatawan agar tidak melakukan aktivitas, pendakian, maupun mendekati area dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya guguran lava maupun lontaran material vulkanik.
Sepanjang tahun 2026, intensitas erupsi gunung api di Indonesia tercatat cukup tinggi. Gunung Lewotobi Laki-laki sendiri telah menyumbang 395 kali letusan dalam kurun waktu tersebut. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG dan tetap tenang namun selalu waspada terhadap perkembangan situasi di lapangan.