Indonesia kembali mengukuhkan eksistensinya di panggung olahraga musim dingin internasional dengan menggelar kejuaraan bergengsi Asian Open Figure Skating Trophy 2026. Ajang skala dunia ini resmi dibuka pada Senin (3/8/2026) di Oasis Centre Arena yang berlokasi di AEON Jakarta Garden City, Jakarta. Kejuaraan ini menjadi tonggak penting bagi Pengurus Pusat Federasi Ice Skating Indonesia (PP. FISI) dalam membuktikan kesiapan infrastruktur dan manajemen olahraga tanah air.
Edisi tahun ini mencatatkan peningkatan peserta yang cukup signifikan dengan kehadiran 146 atlet dari 18 negara lintas benua. Tidak hanya didominasi perwakilan Asia seperti Jepang, Korea, dan Chinese Taipei, turnamen ini juga menarik minat kontestan dari Australia, Selandia Baru, Republik Ceko, Ekuador, hingga Amerika Serikat. Lonjakan jumlah peserta ini naik drastis dibanding perhelatan tahun 2022 yang kala itu diikuti kurang dari 100 atlet.
Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian PP. FISI di bawah kepemimpinan Suzan Herawati. KONI menilai penyelenggaraan kejuaraan tingkat tinggi ini sangat krusial dalam membangun ekosistem pembinaan atlet lokal yang berkesinambungan. Event ini diharapkan memicu motivasi para atlet nasional agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi.
Lukman menambahkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan talenta terbaik menyongsong agenda besar di masa depan, termasuk SEA Games 2027 di Malaysia serta target jangka panjang menembus Winter Olympic Prancis Alpen 2030. Sinergi pembinaan yang baik diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet seluncur indah kebanggaan Indonesia yang berdaya saing global.
Ketua Umum PP. FISI, Suzan Herawati, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan kedua kalinya bagi Indonesia sebagai tuan rumah ajang ini. Menghadapi persaingan ketat dari negara-negara kuat di cabang olahraga es, Suzan tetap optimistis terhadap performa 15 atlet perwakilan Indonesia. Pihaknya menargetkan penampilan terbaik dan perolehan podium di sejumlah nomor yang dipertandingkan.
Kelayakan Indonesia sebagai tuan rumah ditopang oleh keberadaan arena seluncur es berukuran Olimpiade (Olympic Size Ice Rink) di Oasis Centre Arena yang telah memenuhi standar internasional. Keberhasilan ini juga menuai pujian dari Ketua Asian Skating Union (ASU), Myong Hi Chang, yang menyebut edisi kali ini sebagai gelaran Asian Open Figure Skating Trophy terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya, sekaligus memperkuat citra positif Indonesia di mata komunitas olahraga dunia.